Skip to main content

RASA CINTA MANUSIA KEPADA LAWAN JENIS DIATUR MELALUI PRANATA PERNIKAHAN



DR. H. ANDI MUHAMMAD AKMAL, S.Ag. M.HI BAWAKAN TAUSIYAH NIKAH DI WAEPUTE DESA GATTARENG KEC. MARIORIWAWO KAB. SOPPENG, AHAD 17 JULI 2016

Waepute, (Humas_Kemenag) – “Allah swt menghalalkan pernikahan dan mengharamkan perzinahan serta perselingkuhan.” Hal tersebut disampaikan Ustadz Dr. H. Andi Muhammad Akmal, S.Ag. M.HI. mengawali tausiyah nikahnya di Waepute, Desa Gattareng Kec. Marioriwawo Kab. Soppeng pada hari Ahad, 17 Juli 2016.

Setiap manusia tentu saja memiliki rasa cinta kepada lawan jenisnya, sehingga Allah swt mengatur kecintaan itu melalui pranata pernikahan. Pernikahan adalah salah satu momen istimewa dalam kehidupan manusia. Menikah bukan hanya pertautan cinta dan janji dua insan melainkah sebuah ikrar mahabbah kepada Allah agar hal-hal yang sebelumnya dinilai kotor berubah menjadi suci, hal-hal maksiat menjadi ibadah dan hal-hal yang dinilai dosa menjadi amal saleh.

Dalam Undang-Undang RI No 1 Tahun 1974, Perkawinan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami istri untuk membentuk keluarga kekal dan bahagia, berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Sedangkan dalam Inpres No.1 Tahun 1991 Tentang Kompilasi Hukum Islam, Perkawinan adalah akad yang kuat (mitsaqan galizan) dengan mentaati perintah Allah swt dan melaksanakannya merupakan ibadah. Menikah bukan hanya sunnah atau amalan Rasulullah saw namun juga sunnah Nabi Adam AS.

Dr. H. Andi Muhammad Akmal yang notabane-Nya Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Marioriwawo Kab. Soppeng menjelaskan bahwa Nikah artinya terkumpul dan menyatu. Namun hakikat pernikahan itu bukan hanya dua atau empat orang yang menyatu akan tetapi dua rumpun keluarga besar yang dipersatukan dari pihak mempelai laki dan perempuan. Oleh karena itu jagalah amanah keluarga dengan tetap menjalin kebersamaan dalam bingkai silaturrahim serta komitmenlah untuk menjaga keutuhan rumah tangga yang akan dibangun.

“Salah satu tujuan pernikahan adalah ASMARA (Assakinah Mawaddah Warahmah) yaitu mempunyai kehidupan rumah tangga yang aman, tentram, bahagia, saling mencintai, mengasihi dan menghargai satusama lain.” Ujar Kepala KUA Marioriwawo ini.

Dalam kesempatan tersebut hadir Anggota DPRD Soppeng Ibrahim, SE. MM.,Ustadz Arafah (Anggota KPU Kabupaten Kutai Timur), Kepala Desa Gattareng, Kepala MTs. DDI Waepute, Penyuluh Agama Islam dan para keluarga besar mempelai. (afr)

Comments

Popular posts from this blog

Lomba Hias telur meriahkan Peringatan Maulid di Yayasan Pendidikan Lamappapoleonro Soppeng

Watansoppeng, (Humas_Soppeng) – Tradisi menghias telur saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sudah menjadi kegiatan yang kerap dilakukan oleh masyarakat muslim di Indonesia, bahkan lomba menghias telur pun tak jarang kita jumpai di tengah masyarakat saat peringatan Maulid Rasululullah. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1437 H/2016 M yang diselenggarakan oleh STIMIK Lamappapoleonro pada hari Rabu, 13 Januari 2016 di Gedung Pertemuan Masyarakat Watansoppeng juga dimeriahkan dengan perlombaan hias telur dan pesertanya adalah

DR. H.A.M. AKMAL, S.Ag. M.HI : INI GOLONGAN YANG TIDAK DAPAT AMPUNAN DI HARI RAYA IDUL FITRI

Watansoppeng, (Humas_Kemenag)  – Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Marioriwawo, Dr. H. Andi Muhammad Akmal, S.Ag. M.HI bawakan ceramah pada malam ke 29 bulan suci Ramadhan di Masjid Nurul Qalam Pakkanrebete, Kel. Lalabata Rilau, Kec. Lalabata, Kab. Soppeng, Ahad malam (3/7/2016). Beliau memaparkan materi yang berjudul “Menyambut Idul Fitri” sebagaimana yang diamanahkan oleh panitia masjid Nurul Qalam. Dalam uraiannya, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Marioriwawo ini mengungkapkan bahwa segala amalan yang diperbuat oleh seorang hamba pada bulan Ramadhan baik puasa, ibadah shalat lima waktu, ibadah ritual dan ibadah sosial lainnya akan menjadi penghapus dari segala dosa dan kesalahan yang telah diperbuatnya. Ramadhan ditempatkan sebagai bulan ke-9, diibaratkan manusia dikandung selama sembilan bulan dan dilahirkan dalam keadaan suci tak ternoda. Seperti itulah gambaran orang yang telah beribadah di bulan Ramadhan bahwa mereka akan bersih dari segala dosa-dosanya. ...

DR. BASNANG SAID AKAN JADI KHATIB PELAKSANAAN SHALAT IDUL ADHA 1437 H DI KABUPATEN SOPPENG

Watansoppeng, (Humas_Kemenag) – Berdasarkan hasil pertemuan Panitia Hari Besar Keagamaan (PHBK) Kabupaten Soppeng pada hari Rabu, 31 Agustus 2016 yang lalu di ruang rapat pimpinan Kantor Bupati Soppeng yang dipimpin oleh Sekda, Ir. H. Sugirman Djaropi, MS didampingi Asisten I, Drs. Sarianto, M.Si menetapkan petugas pelaksanaan shalat idul adha 1437 H/ 2016 M. Dr. Basnang Said, S.Ag. M.Ag didaulat sebagai khatib pelaksanaan shalat Idul Adha 1437 H/ 2016 M yang akan dipusatkan di Lapangan Gasis Watansoppeng pada hari Senin, 12 September 2016. Sedang naib khatib / pengganti adalah Kepala Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kab. Soppeng, H. Ambo Acok Iskandar, M.Ag. Dr. Basnang Said yang kesehariannya sebagai Kepala Seksi Kurikulum dan Evaluasi Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI merupakan putra asli Kabupaten Soppeng. Beliau lahir di Desa Lompulle, Kec. Ganra, Kab. Soppeng pada tanggal 02 Desember 1976 dan merupakan wisudawan terbaik I program Doktor (S3) UIN...