Lapajung,
(Humas_Soppeng) –
Dua puluh tiga (23) santriwan dan santriwati Pondok Pesantren Yasrib Lapajung,
Kab. Soppeng mendapat penghargaan atas kemampuan mereka menghafal dan telah
mengkhatamkan Matan Al Jurumiyyah. Penghargaan tersebut diserahkan langsung
oleh Pimpinan Pondok Pesantren Yasrib Lapajung, H. Muh. Taslim Basri Daud, Lc. Dalam
acara peringatan HAUL AG. H. Daud Ismail, Kamis 05/5/2016.
Disaksikan
ribuan tamu undangan dari unsur pejabat dan tokoh ulama se Sulsel, para
santriwan dan santriwati ini menerima penghargaan. Wajah-wajah haru dan bangga
pun tampak dari para tamu undangan yang menyaksikan para santri ini menerima
penghargaan atas prestasinya.
“Alhamdulillah,
ini adalah sejarah bagi Pondok Pesantren Yasrib Soppeng dengan adanya 23 santri
yang menghafal dan mengkhatamkan Matan Al Jurumiyyah sekaligus memahami artinya
dan Insya Allah akan dilanjutkan dengan kitab Fathul Qarib” kata H. Muh.Taslim.
Kitab
Matan Al Jurumiyyah merupakan salah satu kitab dasar dalam ilmu Nahwu yang
disusun oleh ahli bahasa bernama Al Imam Ash
Shanhajy atau Ibnu Ajurrum yang sangat masyhur di Indonesia. Kitab ini
berisi 26 Bab materi Nahwu yang mencakup hampir keseluruhan inti ilmu Nahwu. Dikalangan
para santri, kita seperti ini lebih dikenal dengan kitab kuning atau kitab
gundul (tulisan arab tanpa harakat). (afr)
Comments
Post a Comment