Watansoppeng,
(Humas_Soppeng) – Penyebaran paham radikalisme khususnya di
Kabupaten Soppeng terus diantisipasi jajaran Kementerian Agama dan Kepolisian.
Faktanya, Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kab. Soppeng,
Drs. Latang, M.Pd.I didampingi Kepala Penyelenggara Syariah, H. Fitriadi, S.Ag.
M.Ag menerima kunjungan Kanit 3 Kamneg Polda Sulsel (Kompol Idris, S.Sos. MH)
bersama anggota Polres Soppeng, Selasa 17 Mei 2016 di ruang kerja Kepala
Kementerian Agama Kab. Soppeng.
Kunjungan ini dalam rangka koordinasi terkait
perkembangan paham atau aliran keagamaan yang bersifat radikal di Kabupaten
Soppeng. Kepala Subbagian Tata Usaha mengatakan, Kementerian Agama tetap
menjalin kerjasama dengan Pemerintah Daerah, Polres dan Kajari untuk
mengantisipasi maraknya paham keagamaan yang berpotensi memicu konflik di Kab.
Soppeng. Disamping itu, Kementerian Agama melalui Penyelenggara Syariah secara
intensif melakukan pembinaan kepada pimpinan ormas yang ada di Kab. Soppeng.
Sekretaris Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kab. Soppeng ini juga menjelaskan bahwa setiap melakukan
pertemuan dengan penyuluh agama, kami selalu menegaskan agar mereka terjun
langsung ke masyarakat untuk memantau adanya gerakan-gerakan yang
mencurigakan.
Kepala Penyelenggara Syariah, H. Fitriadi, S.Ag.
M.Ag dalam kesempatan itu juga menyatakan bahwa baru-baru ini telah melakukan
pembinaan isu aktual keagamaan yang melibatkan seluruh pimpinan ormas islam se
Kab. Soppeng. Dan dalam waktu dekat ini, kami akan kembali melakukan rapat
koordinasi dengan menghadirkan pimpinan ormas yang dianggap keras melalui Forum
Kerukunan Umat Beragama. Ormas yang dimaksud adalah Hizbuttahrir, LDII, Wahdah Islamiyah, Jamaah Tabligh dan Naqsabandiah
Aminiyah.
Comments
Post a Comment