Watansoppeng, (Humas_Soppeng) – Pengurus Daerah DDI (PD-DDI) Soppeng menggelar peringatan Milad DDI yang ke 69, dirangkaikan dengan peringatan Isra’ Mi’raj yang dilaksanakan di Gedung Pertemuan Masyarakat Soppeng, Ahad, 17 April 2016.
Kegiatan yang mengusung tema “Memperkokoh Ukhuwah Islamiyah Dan Syiar Islam Di Bumi Latemmamala Sebagai Wahana Tanpa Sekat Menuju Soppeng Yang Lebih Baik” ini dihadiri oleh AG. Prof. Dr. KH. Sanusi Baco. LC. Sebagai pembawa tausiyah, Bupati Soppeng, H. Andi Kaswadi Razak, SE selaku pembina DDI Soppeng, Ka. Kankemenag, Dr. H. Huzaemah, M.Ag, Sekda Soppeng, Ir. H. Sugirman Djaropi, Ketua DDI Soppeng, Drs. Latang, M.Pd.I.,Anggota DPRD, KetuaMUI Soppeng, KH. Arifuddin Jaelani, Muspida dan para Kepala SKPD se Kab. Soppeng.
Ketua panitia pelaksana dalam hal ini H. Fitritadi, S.Ag. M.Ag. dalam kata pengantarnya mengatakan bahwa, peringatan milad DDI ini sebagai wahana mempererat silaturahim dan memperkokoh komunikasi bagi pemerintah, masyarakat dan warga DDI dalam menyatukan komitmen dan kebersamaan dalam membangun agama, bangsa dan negara, khususnya di Kab. Soppeng. Begitu pula kegiatan ini sebagai aplikasi eksistensi DDI yang merupakan lembaga pendidikan, dakwah dan sosial kemasyarakatan.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua DDI Soppeng Drs. Latang, M.Pd.I mengulas sejarah singkat lahirnya DDI.
Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Soppeng, Dr. H. Huzaemah, M.Ag dalam sambutannya mengapresiasi eksistensi DDI selama ini dan mengucapkan selamat atas Milad DDIyang ke-69. “Semoga DDI tetap eksis dan jaya dalam membangun masyarakat Soppeng yang religius” kata H. Huzaemah.
Bupati Soppeng, H. Andi Kaswadi Razak, SE. dalam sambutannya mengatakan bahwa tema dalam kegiatan ini adalah tema yang harus bersama-sama kita gagas demi pembangunan masyarakat Kab. Soppeng yang lebih baik. Pemerintah Daerah dan semua lembaga yang ada di Kab. Soppeng harus bersinergi dan pro aktif menyelesaikan segala tantangan dan masalah-masalah yang ada di Kab. Soppeng, bukan hanya dalam bidang keagamaan tapi juga dalam bidang perekonomian, karena kondisi masyarakat Soppeng ini penuh dengan tantangan. “Kita harus bersatu padu mengatasi segala masalah yang ada di Daerah Soppeng ini”.
“Sehebat apapun kalian, tanpa ada bukti pekerjaan yang kongkrit, maka kalian tidak ada apa-apanya bagi saya. Saya tidak senang dengan orang yang berprinsip ABS (Asal Bapak Senang). Tegas Bupati Soppeng ini.
Lebih lanjut disampaikan bahwa tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki, masa keemasan daerah kita harus direbut kembali. Olehnya itu mari kita bersatu menghadapi semua tantangan yang terjadi di daerah Soppeng ini, imbuhnya.
AG. Dr. KH. Sanusi Baco, LC. dalam uraian hikmah Isra’ Mi’rajnya mengatakan bahwa Allah swt melimpahkan banyak nikmat kepada Manusia dan tidak ada sesuatu apapun yang bisa menghitungnya. Ada empat tipe manusia, yaitu: 1.Pandai bicara tidak pandai bekerja. 2.Pandai bekerja tidak pandai bicara. 3.Pandai bicara dan pandai bekerja. 4.Tidak pandai bicara dan tidak pandai pula bekerja. (afr)
Comments
Post a Comment